Perpustakaan?
Sebuah ruang penuh rak-rak berisi buku, lalu meja-meja dan kursi yang dipenuhi orang yang kepalanya tertunduk dan jiwanya telah berpindah ke dunia lain, dunia yang diciptakannya saat membaca buku.
Perpustakaan Ajaib?
Perpustakaan macam apakah ini? Ah, sepertinya aku harus membaca bukunya terlebih dahulu. Ajaib? Sesuatu yang diluar kebiasaan, diluar kenyataan umum yang bisa diterima secara umum oleh orang kebanyakan. Jadi, perpustakaan ajaib ini pasti sangat berbeda sekali dengan perpustakaan biasa yang sering kita kunjungi, menarik.
Bibbi Bokken?
Siapa orang ini? Namanya saja sudah cukup aneh. Baiklah, akan kuberitakan nanti setelah selesai membaca bukunya.
Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken
Nils Bøyum Torgersen dan Berit Bøyum, mereka adalah dua sudara sepupu yang penuh imajinasi.
Aku hampir tak percaya, bila mereka mampu berfantasi sedemikian hebatnya, sampai membayangkan sesuatu yang sangat berbahaya. Sebuah komplotan misterius!
Semuanya bermula ketika mereka menginap di pondok Flatbre dan kehilangan puisi yang mereka tulis di buku tamu. Nils yang tinggal di Oslo, bertemu dengan tersangka kuat pencuri puisi mereka dan dialah yang telah membiayai pembelian sebuah buku yang akan menjadi buku-surat mereka – sebuah buku yang berfungsi sebagai surat, ditulis secara bergantian lalu di kirim-balik antar mereka. Berit, yang tinggal Fjǽrland, menemukan sebuah surat, yang memberikan identitas si tersangka, Bibbi Bokken, yang menurut surat itu seorang bibliografer.
Petualangan dimulai, satu persatu misteri datang secara bergantian. Semakin lama, kabutnya semakin pekat dan semakin menegangkan. Tokoh-tokoh misterius bermunculan. Teori-teori ditebarkan mereka berdua untuk memecahkan misteri ini. Mereka saling bertukar teori dan fakta melalui buku-surat mereka.
Fantasi dan fakta berkecamuk dalam kepala mereka dan akhirnya membawa mereka pada kesimpulan-kesimpulan menakutkan, sebuah sindikat, yang entah apa dan apa tujuan mereka. Sebuah persepongkolan yang melibatkan banyak orang, dari mulai si tokoh utama Bibbi Bokken lalu Wartel Mondale mantan Wakil Presiden Amerika, Mario Bresani, paranormal dari Roma, Mr. Smile, yang masih misterius, Mauritzen si wakil rakyat sampai Ratu Sonja dari kerjaan Norwegia.
Semuanya itu berkutat pada sebuah sumber misteri, sebuah buku yang berjudul Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken yang terbit tahun depan, namun telah beredar saat ini secara misterius. Misteri pasti akan berakhir, bila mereka, Nils dan Berit, mampu menemukan perpustakaan ajaib Bibbi Bokken yang tersembunyi di suatu tempat.
Selagi mereka asyik melakukan penyelidikan, Smiley, dengan segala upaya berusaha merebut buku-surat mereka. Perjuangan menyelidiki dan memecahkan misteri diwarnai dengan usaha pencurian buku surat. Sampai suati ketika, Nils yang berkunjung ke Fjǽrland meninggalkan begitu saja buku-surat mereka di sebuah kursi di pelabuhan, karena ia sangat ketakutan, melihat Smiley terus memburunya.
Smiley mendapatkan buku-surat itu. Melalui sebuah perjuangan hebat yang menegangkan, Nils berhasil mengambil kembali buku-surat ini dari kamar Mr. Smiley, dengan menyelinap saat Smiley menikmati makanannya di ruang makan. Smiley, yang menyadari buku-surat tak ada lagi di kamar menelopon Bibbi Bokken dan mengeluarkan ancaman-ancaman kepadanya dengan penuh kekesalan. Nils, yang mendengarkan percakapan ini menjadi sangat marah dan mengajak Berit untuk segera mengungkap semua misteri ini: mengunjungi rumah Bibbi Bokken.
Dan semua misteri terungkap di rumah Bibbi Bokken.