<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Menunggu</title>
	<atom:link href="http://oipiyah.wordpress.com/2008/07/17/menunggu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://oipiyah.wordpress.com/2008/07/17/menunggu/</link>
	<description>Setitik Literasi Angin Diri</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Nov 2009 10:56:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: oipiyah</title>
		<link>http://oipiyah.wordpress.com/2008/07/17/menunggu/#comment-17</link>
		<dc:creator>oipiyah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 16:23:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://oipiyah.wordpress.com/?p=68#comment-17</guid>
		<description>Kadang menunggu menjadi keharusan dan kita hanya bisa pasrah terdiam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kadang menunggu menjadi keharusan dan kita hanya bisa pasrah terdiam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: na</title>
		<link>http://oipiyah.wordpress.com/2008/07/17/menunggu/#comment-16</link>
		<dc:creator>na</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 13:18:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://oipiyah.wordpress.com/?p=68#comment-16</guid>
		<description>menunggu...jika jemu, mengapa terus menunggu??? kamu memang tidak mengulur waktu...tembok dan langitpun tau itu. karena tak ada yang dapat mengulur waktu, yang ada hanya hilang. lalu. dan tak berulang juga kembali.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menunggu&#8230;jika jemu, mengapa terus menunggu??? kamu memang tidak mengulur waktu&#8230;tembok dan langitpun tau itu. karena tak ada yang dapat mengulur waktu, yang ada hanya hilang. lalu. dan tak berulang juga kembali.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bidadarijingga</title>
		<link>http://oipiyah.wordpress.com/2008/07/17/menunggu/#comment-15</link>
		<dc:creator>bidadarijingga</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 04:22:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://oipiyah.wordpress.com/?p=68#comment-15</guid>
		<description>gile... menunggu aja jd begitu indah ya klw d blog mu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gile&#8230; menunggu aja jd begitu indah ya klw d blog mu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
