Bila saja aku bisa pergi, apa kau akan mencariku?

Begitulah tanyamu padaku. Aku tak pernah menjawabnya. Dan kau begitu saja pergi meninggalkanku.

Jika waktu tak lagi memberi kesempatan, ah, aku akan mempercayai kebetulan bisa terjadi di dunia ini. Ketika menengok ke belakang, aku melihat bayanganmu pergi. Saat itu setidaknya aku bisa mengejarmu, walau kau tak pernah ada: hanya sebuah bayangan.

Tapi, sayangnya – seperti yang kau tahu – aku tak pernah percaya dengan kebetulan. Setiap kejadian tercipta dengan tujuan dan tak ada satupun kebetulan. Bahkan, segala hal yang terjadi secara spontan memiliki alasan logis yang tersembunyi.

Lalu, apakah aku tak lagi bisa menemuimu? Kau menghilang begitu saja. Semua tanda kehadiranmu di semua tempat yang telah kita lalui bersama, lenyap! Kau benar-benar hilang, bahkan semua nomor yang kau punya tak lagi berguna! Teman-temanmu hanya menggeleng tanpa selera saat kutanya dimanakah dirimu.

Bila saja kau bilang: pergi, aku tak akan pernah membiarkan itu terjadi! Aku tak menjawab karena kehadiranmu adalah sebuah keharusan bagiku. Dan kau tak bisa pergi begitu saja dariku!