Matamu tak lagi dikelilingi cahaya! Lampu sekitar mati. Sengaja dimatikan. Agar segala cahaya dari layar depan sempurna menumbuk retinamu dan berikan gambar hidup yang jelas ke saraf-saraf di pangkal bola matamu. Layar putih itu telah ada di depan. Jauh sebelum orang-orang datang mengantre di depan untuk beli karcis. Karcis ini syarat masuk untuk menyaksikan pemutaran simpul-simpul cahaya yang bergerak, bergerak di layar putih yang terpampang besar di depan itu. Untuk mendapat karcis yang berupa kertas persegi 4 x 3 cm persegi kau harus menukar sejumlah kertas bernilai tukar. Setelah mendapat karcis kadang kau harus menunggu, suara wanita memberi pengumuman ruang tonton dibuka.
Dengarlah! Wanita itu sudah bilang ruang nomor tiga boleh dimasuki karena pintunya telah buka. Maka bergegaslah orang-orang yang mengantre karcis tadi mengantre masuk. Perlihatkan karcis lalu wanita cantik yang menjaga pintu akan merobek bagian punyanya. Bawa masuk punyamu, dan ikuti petunjuk duduk di karcis. Aku G15! Barisan G nomor 15. Lalu duduk manislah dalam diam. Lalu, lampu mati!
Matamu tak lagi dikelilingi cahaya! Lampu ruangan semua mati. Sengaja dimatikan. Agar segala cahaya dari layar depan sempurna menumbuk retinamu dan berikan gambar hidup yang jelas ke saraf-saraf di di pangkal bola matamu. Gambar itu bergerak dan bersuara. Menyerbumu dengan sederet aksi memukau. Kadang aku boleh berteriak atau bertawa dan tak perlu air mata kusembunyikan jika aku terharu biru.